Jackie Green, Gadis Termuda di Dunia yang Menjalani Operasi Ganti Kelamin

Posted by do it your self Senin, 05 November 2012 0 komentar

Artikel Zamrud Hijau - Di dunia ini transgender atau wanita yang merubah kelamin menjadi pria dan sebaliknya memang sudah tidak asing lagi kita temukan. Ada banyak hal yang menyebebkan seseorang merasa dirinya bermasalah dengan jenis kelaminnya.

Bisa karena bawaan lahir, faktor lingkungan, gaya hidup, pilihan hidup atau bahkan tuntutan profesi yang akhirnya terus terbawa. Kebanyakan transgender ini melakukan perubahan melalui operasi ganti kelamin, dll untuk menegaskan jati diri mereka yang sebenarnya.
Hal inilah yang dilakukan Jackie Green, Mantan finalis Miss Inggris yang kini telah memancarkan keanggunannya sebagai seorang wanita. Pada saat usia yang masih terbilang sangat muda, Green memilih jalan menjadi wanita alias memilih jalan sebagai transgender. Bahkan diakuinya selama ini dia telah terjebak dalam tubuh laki-laki yang sama sekali bukan dirinya.


Di usianya yang ke empat tahun Green yang terlahir sebagai nama Jack mengatakan kepada ibunya, susan bahwa Tuhan telah membuat kesalahan, dimana ia seharusnya adalah seorang wanita. Tak hanya mengeluh pada ibunya, Green juga sempat putus asa hingga overdosis karena melakukan percobaan bunuh diri.
Bahkan tak tanggung-tanggung Green juga sempat mengancam orang tuanya akan merusak alat kelaminnya karena kedua orang tuanya telah menyembunyikan obat dan sejata-senjata tajam. Namun usia ke 16 tahun, Green dan orang tuanya memutuskan untuk mengganti kelaminnya dengan melakukan operasi kelamin.



Dengan keputusan itu, jadilah Jackie Green sebagai gadis termuda yang melakukan operasi pergantian kelamin di usia 16 tahun.
Jalan cerita hidup Green kini tengah menjadi sorotan Dunia khususnya BBC, sebuah situs berita yang menjadikan Green sebagai subyek sebua film dokumenter yang akan diputar akhir bulan ini.
Dan film pendek ini nantinya juga akan membahas secara detail mengenai gender identity disorder (GID) atau gangguan identitas gender. Dimana adanya gangguan ini tak terlepas dari kesalaha para ahli medis yang secara mudah mendiagnosis dan mengkalim seseorang terkena sindrom GID.

sumber

0 komentar:

Poskan Komentar