Golongan Darah dan Kepribadian Manusia

Posted by do it your self Selasa, 30 Oktober 2012 0 komentar
Golongan Darah dan Kepribadian Manusia - Golongan darah adalah pengklasifikasian darah dari suatu individu berdasarkan ada atau tidak adanya zat antigen warisan pada permukaan membran sel darah merah. Hal ini disebapkan karena adanya perbedaan jenis karbohidrat dan protein pada permukaan membran sel darah merah tersebut. Dua jenis penggolongan darah yang paling penting adalah penggolongan ABO dan Rhesus (faktor Rh). Di dunia ini sebenarnya dikenal sekitar 46 jenis antigen selain antigen ABO dan Rh, hanya saja lebih jarang dijumpai. Transfusi darah dari golongan yang tidak kompatibel dapat menyebabkan reaksi transfusi imunologis yang berakibat anemia hemolisis, gagal ginjal, syok, dan kematian.



Golongan darah manusia ditentukan berdasarkan jenis antigen dan antibodi yang terkandung dalam darahnya, sebagai berikut:

Individu dengan golongan darah A memiliki sel darah merah dengan antigen A di permukaan membran selnya dan menghasilkan antibodi terhadap antigen B dalam serum darahnya. Sehingga, orang dengan golongan darah A-negatif hanya dapat menerima darah dari orang dengan golongan darah A-negatif atau O-negatif.

Individu dengan golongan darah B memiliki antigen B pada permukaan sel darah merahnya dan menghasilkan antibodi terhadap antigen A dalam serum darahnya. Sehingga, orang dengan golongan darah B-negatif hanya dapat menerima darah dari orang dengan dolongan darah B-negatif atau O-negatif

Individu dengan golongan darah AB memiliki sel darah merah dengan antigen A dan B serta tidak menghasilkan antibodi terhadap antigen A maupun B. Sehingga, orang dengan golongan darah AB-positif dapat menerima darah dari orang dengan golongan darah ABO apapun dan disebut resipien universal. Namun, orang dengan golongan darah AB-positif tidak dapat mendonorkan darah kecuali pada sesama AB-positif.

Individu dengan golongan darah O memiliki sel darah tanpa antigen, tapi memproduksi antibodi terhadap antigen A dan B. Sehingga, orang dengan golongan darah O-negatif dapat mendonorkan darahnya kepada orang dengan golongan darah ABO apapun dan disebut donor universal. Namun, orang dengan golongan darah O-negatif hanya dapat menerima darah dari sesama O-negatif.

Secara umum, golongan darah O adalah yang paling umum dijumpai di dunia, meskipun di beberapa negara seperti Swedia dan Norwegia, golongan darah A lebih dominan. Antigen A lebih umum dijumpai dibanding antigen B. Karena golongan darah AB memerlukan keberadaan dua antigen, A dan B, golongan darah ini adalah jenis yang paling jarang dijumpai di dunia.

Posisi jika di tempatkan dalam suatu ruangan :







SECARA UMUM

Tipe A :
Orang yang memiliki karakter kuat dan selalu tenang dalam kondisi panik sekalipun. Orang ini biasanya pemalu dan terkadang suka mengasingkan diri. Sangat sopan dan bertanggung jawab. Menjunjung tinggi sisi perfeksionis dalam pekerjaan mereka. Merupakan tipe yang paling artistik, karena kesensitifan mereka.
Orang dengan golongan darah A juga cenderung dianggap klasik “tipe” A mudah stres.

Tipe B :
Karakter orang ini paling praktis dan terkesan menyepelekan keadaan. Biasanya menjadi spesialis di bidang pekerjaannya, namun cenderung kurang kooperatif. Mereka biasanya tidak suka dengan peraturan yang mengikat dan bergerak sesuai keinginannya.
Orang dengan darah tipe B sering dianggap lebih santai dan kelemahan sekaligus kelebihannya ialah berbicara terang-terangan apa adanya tanpa memikirkan perasaan orang lain.

Tipe AB :
Karakter orang ini mudah berubah-ubah tergantung mood, namun juga terkadang sulit dikategorikan. Misalnya, dari sifat pemalu bisa langsung berubah menjadi sebaliknya. Di sisi lain orang tipe ini bertanggung jawab dan mudah dipercaya, serta cukup sosialis untuk membantu sesamanya asalkan kondisinya memungkinkan.
AB dianggap sebagai tipe darah terburuk di Jepang. Mereka ingin mengekspresikan kondisi mereka sendiri dan memiliki sifat untuk lari dari persoalan. Mereka hengkang dari pekerjaan ketika terdapat hal-hal tidak memenuhi harapan mereka. Untuk sementara, beberapa perusahaan mencoba membagi karyawan mereka ke dalam kelompok kerja berdasarkan golongan darah, dan tak seorang pun ingin bekerja dengan kelompok AB.

Tipe O :
Memiliki karakter yang terbuka, energik dan sosial. Mereka paling fleksibel dibandingkan tipe lain. Orang tipe ini suka menjadi pusat perhatian. Mengatakan apa yang ada dalam pikirannya secara jujur. Selain itu, orang-orang bergolongan darah O ini memiliki rasa percaya diri yang sungguh kuat.





 

sumbe

0 komentar:

Poskan Komentar